Foto saya
Subang, Jawa Barat, Indonesia
dreamer, learner, worker, story teller

Minggu, 14 Oktober 2012

Mohon



By : Weby Rahmawati
On : 9 Oktober 2012

Seandainya kau tahu
Aku ingin kau kembali
Disini . . .
Duduk berdua
Hanya aku dan kamu
Bukan ini yang kumau
Kau dan dia
Bersatu?
Rasanya seperti sembilu
Menyayat-nyayat hati
Aku lebih baik dari rembulan
Harusnya kau sadar!
Tak bisakah pintu itu terbuka lagi
Untukku . . .
Hanya untukku

Cara move on ƪ(˘⌣˘)┐ ƪ(˘⌣˘)ʃ ┌(˘⌣˘)ʃ



   Beberapa lembaran dulu sedang kucoba tuk dihapus bahkan kalau perlu dibakar saja. Aku gak butuh lembaran yang berisi tentang love story yang penuh dengan 'drama'. Penuh dengan air mata sampai bendungan pun tak dapat menampungnya. Gak sudi kalau harus terperosok ke lubang yang sama untuk yang kedua kalinya, cukup sekali seumur hidup!
   Emang sih move on itu gak segampang membalikan telapak tangan. Tapi minimal ada usaha dong._. Biarpun hasilnya ga maximal, tapi seiring waktu berputar, perlahan kita bisa move on kan? Nah buat kamu kamu sekalian yang pada belum bisa move on, nih aku kasih caranya biar kalian bisa move on secara perlahan tapi ini sih versi aku hehehe._.v

Caranya :

  1. Jauhi dia untuk beberapa minggu sampai 2 bulan kurang lebih.
  2. Jangan sms'an, bb'an atau bahkan OTP'an (On The Phone) sama dia.
  3. Delcon (delete contact) dia, kalo hafal yaa dilupa-lupain aja ehehe :Dv
  4. Lampiaskan rasa galau kamu dengan melakukan aktifitas yang kamu sukai, contohnya dengerin musik, nonton film, maen game, nyanyi, nari dll.
  5. Kalo masih belum bisa move on, unfriend di fb, unfollow di twitter, pokoknya jangan sampai kamu berkomunikasi sama dia lewat media apapun.
  6. Jika perlu, ganti no hp kamu biar dia gabisa hubungi kamu.
  7. Cari orang lain, yang mungkin bisa bikin kamu lupa akan si dia yang dulu


   Kayaknya cuma cara ini yang bisa aku kasih, emang sih bukan cara yang ampuh, Tapi apa salahnya kalau dicoba? (^v^)

Rasa



By : Weby Rahmawati
On : 6 Oktober 2012

Perasaan ini hadir lagi
Sangat tak asing
Berbeda . . .
Saat aku seperti selembar kertas putih
Bagai angin berhembus
Tak pernah aku peduli
Tatapan itu . . .
Tajam dan menusuk
Merasuki rongga dadaku
Pesan itu tak kunjung kubalas
Tapi perlahan sirna
Mengapa?
Mungkin . . .
Karena kau tak disini

KAMU



By : Weby Rahmawati
On : 6 Oktober 2012


Ajarkan aku berbagai hal baru
Kenalkan aku yang tak aku tahu
Bagaikan guru
Tak pamrih kau mengajariku
Tak ada yang terlewat
Sekalipun menusuk
Tetap kau ajarkan
Mengertilah perasaanku
Kau beri asa basi
Berkata tak berjalan
Kau yang dulu milikku
Kini telah pudar
Mengikuti hembusan angin
Lenyap di segitiga permuda